Hantaman Virus Corona

Hantaman Virus Corona Pada Industri Properti Global

Sebagai salah satu perusahaan properti global, Airbnb merasakan betul dampak Covid-19 pada bisnis mereka. Melansir dari Business Insider Singapore, sudah sejak Januari tingkat pemesanan properti lewat Airbnb turun 96% di Beijing. Sedangkan di Roma dan Seoul, tingkat penurunannya mencapai 41% dan 46%. 

Sebenarnya jumlah listing yang ada di situs Airbnb bisa dikatakan stabil, namun tingkat permintaannya yang berkurang. Terutama pada negara-negara terdampak Corona. Pada bulan Januari hingga Maret saja, di Beijing terjadi penurunan angka booking dari yang sebelumnya 40.500 menjadi hanya 1.600. 

Banyak faktor yang bisa menyebabkan penurunan jumlah ini. Diantaranya adalah kebijakan travel ban yang diberlakukan sejumlah negara. Tentu hal ini akan berdampak pada menurunnya tingkat wisatawan yang membutuhkan tempat singgah sementara. 

Faktor lainnya adalah pembatalan event-event besar. Hal ini mau tidak mau membuat permintaan akan properti untuk singgah di kota-kota besar juga berkurang. Misalnya, tahun lalu Airbnb masih dapat meraup omset hingga $16.1 juta atas penyewaan properti, sebab saat itu sedang berlangsung acara South By Southwest. Tahun ini, karena acara dibatalkan, Airbnb hanya mendapat $9.8 juta dari penyewaan properti di Austin, Texas.